Kamis, 16 Agustus 2012

Satelit (Media Masyarakat)

Perjalanan hari berikutnya, pejuang 33 singgah di tempat tinggal Robba. Semilir angin yan sepoi-sepoi dan tidak sekencang di balai desa membuat mereka betah untuk duduk di teras kediaman Robba. Aisyah dengan tersipu malu berbincang dengan calon ibu mertuanya.
Di samping rumah Robba ini terdapat sebuah tower yang menjulang tinggi dan besar, bagaikan raksasa yang mencakar langit tower ini adalah pemancar signal untuk sebuah jaringan telefon selular dengan kartu tertentu.
    Kemudian Robba menyalakan televisi di kamar depan, pejuang 33 yang selama beberapa hari tidak dapat melihat dunia luar kecuali dari internet berebut untuk dapat melihat televisi kesukaan mereka. Media informasi sangatlah penting untuk sebuah kehidupan agar dapat mengikuti perubahan jaman.
Berdasarkan hasil survey pejuang 33 dari dusun kotte, buabu, telenteyan, polay, longos II, dan palegin mendapatkan keberagaman informasi mengenai media informasi. Dusun kotte yang merupakan dusun dengan penduduk terpadat dan ekonomi menengah. Kebutuhan media di dusun ini sangat penting dan menjadi pokok untuk medapatkan hiburan serta informasi. Media yang menjadi favorit adalah telivisi. Penggunaan telivisi lebih sering di malam hari pada waktu senggang. Masyarakat lebih sering memanfaatkan telivisi untuk hiburan sedangkan berita hanya waktu tertentu saja. Selain itu informasi yang ada di desa dimanfaatkan dari informasi kepala dusun menggunakan handphone. Hampir semua kawula muda dan dewasa mempunyai handphone untuk komunikasi.

Media Telekomunikasi

Dusun buabu yang letaknya di utara dusun kotte tergolong masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Untuk media telivisi yang digunakan tidak semua merasakan. Hampir satu kelompok masyarakat hanya mempunyai satu media informasi telivisi. Berbeda dengan handphone yang mayoritas kaula muda memilikinya. Tidak berbeda jauh dengan dusun kotte informasi luar dari desa memanfaatkan kepala dusun.
Dusun polay, telenteyan, palegin dan longos II merupakan masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Meskipun ekonomi menjadi factor untuk hidup bagi masyarakat. Keempat dusun ini rela membeli telivisi dengan kualitas bagus (digital television) hanya untuk mendapatkan kepuasan hati dan informasi. Masyarakat ke-4 dusun ini lebih mementingkan hiburan dibandingkan informasi mengenai perkembangan negara Indonesia. Untuk mendapatkan hal tersebut berita mengenai perkembangan desa hingga Negara tersedia mealui kepala dusun. Kepala dusun mendapatkan informasi dari kepala desa yang mengadakan acara kumpul dan piket dib alai desa pada malam hari. Media ini akan tersebar dengan cepat melalui handhone dan pembicaraan masyarakat. Masyarakat desa Longos lebih mempercayai kepala dusun meskipun informasi dari telivisi lebih terbaru dan teraktual.
Selesai bersantai di tempat tinggal Robba yang nyaman, perjalanan dihentikan dahulu untuk beristirahat, karena waktu sudah semakin larut. Pejuang 33 kembali ke balai desa dengan perasaan puas karena telah banyak pengetahuan yang mereka dapatkan dari perjalanan sederhana dan menarik beberapa hari terakhir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar